Kisah Inspiratif 3 Wisudawan ke-85 Sarjana Strata Satu UTP Surakarta Raih Gelar Cumlaude Hingga Predikat Terbaik

Administrator

27 September 2022
213
slider

Wisuda merupakan suatu momentum yang tentunya ditunggu-tunggu oleh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan tugas akhirnya. Pada hari Sabtu (24/09) dilaksanakan Wisuda UTP ke-85 Sarjana Strata Satu yang bertempat di GORS UTP, Plesungan, Karanganyar. Terdapat 3 wisudawan dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi & Bisnis, serta Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan yang berhasil meraih gelar cumlaude dan gelar terbaik untuk berbagi kisah inspiratif dan perjuangan mereka dalam menyelesaikan studinya di UTP Surakarta. Banyak rintangan dan hambatan yang mereka lalui, namun mereka tetap semangat untuk terus melanjutkan pendidikan dan lulus dengan nilai yang memuaskan. 

1. Rika Adha Dewani, S.ArsWisudawan Fakultas Teknik Prodi Arsitektur 

Rika Adha Dewani, S.Ars berhasil meraih predikat Terbaik/cumlaude di wisuda sarjana UTP ke-85. Menurutnya mendapatkan predikat Terbaik/cumlaude, itu hanya bonus dari adaptasi dimasa-masa perkuliahan.

Gadis asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki motivasi untuk terus semangat belajar dan berani keluar dari zona nyaman. Karena baginya jika berusaha,pasti akan ada jalan.

Selain pandai menggambar sketsa bangunan untuk arsitektur, Rika juga memiliki hobi menulis. Kegiatannya saat ini adalah fokus untuk menyelesaikan novel yang sedang ia kerjakan. Selama 4 tahun menjalani kuliah di UTP Rika sangat bersyukur karena dibimbing oleh dosen-dosen yang suportif, teman-teman yang sangat suportif dan humoris. Baginya memiliki teman yang suportif dan humoris sangat membantu untuk melalui berbagai masa kuliah yang asing baginya.

2. Risma Kurniawati, S.Ak, Wisudawan Fakultas Ekonomi & Bisnis Prodi Akuntansi 

Risma Kurniawati, S.Ak wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Akuntansi yang berhasil mendapatkan predikat cumlaude meski harus banting tulang membantu orangtuanya demi menyelesaikan kuliah.  Risma hidup dari keluarga sederhana. Orangtuanya memiliki warung mie ayam dan bakso yang berada di daerah Ngrombo, Tangen. Selain kuliah, kegiatan Risma setiap harinya adalah membantu orangtua mengelola warung mie ayam dan bakso

Meski hidup dengan keterbatasan dan banyak ujian yang harus dilewati selama masa kuliah Risma tidak pantang menyerah. Ia tetap melanjutkan masa studinya selama 4 tahun dan berhasil membuktikan kepada kedua orangtuanya lulus dengan nilai yang memuaskan meraih gelar cumlaude.

Dari banyak pengalaman manis pahitnya kehiduapan yang ia rasakan, Risma memiliki sebuah motivasi dalam hidupnya saat menjadi mahasiswa harus terus bersemangat dalam menjalani kuliah, jangan sampai berhenti ditengah jalan. Jadikan ujian hidup sebagai pembelajaran tidak untuk menyerah tapi dari semua ujian yang ada bisa memberikan motivasi kepada kita agar terus maju dan tidak pantang menyerah. Jaga Amanah dari kedua orangtua wujudkan apa yang dicita-citakan. Pendidikan itu penting jangan sampai putus hanya karena kendala ekonomi.

Setelah lulus ini Risma berharap bisa membangkitkan keadaan ekonomi keluarga. Dapat bekerja di tempat yang bagus dan menjalankan bisnis seperti kedua orangtuanya.

3. Dinda Mellyana Putri Reshadi ,S.Pd Wisudawan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO)

Dinda Mellyana Putri Reshadi ,S.Pd wisudawan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan prodi PKO merupakan salah satu mahasiswa berprestasi UTP di bidang olahraga. Pada wisuda ke-85 lalu dirinya mendapatkan predikat cumlaude.  Kemahirannya dalam bermain tennis lapangan membawanya meraih medali perunggu Pomprov Jateng pada tahun 2019 di Magelang dan 2022 di Purwokerto.

Pertandingan Pomprov 2022 lah yang paling berkesan bagi Dinda. Pasalnya dirinya bermain di Partai Single Putri ,dan mendapat juara 3 dan membawa pulang perunggu. Rasa haru dan bangga membawa bendera UTP menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Menurut Dinda tak cukup sampai disitu perlu sebagai evaluasi nantinya untuk terus tetap berlatih sebaik mungkin.

Saat ditanya apa alasannya memilih berkuliah di UTP, jawabannya pun simple, yaitu Olahraga. Menurut Dinda UTP sudah  mencetak banyak atlet yang membanggakan,mengharumkan nama kampus. Menjadikan atlet tersebut dan kampus UTP sebagai kampus Juara..

Selama menjadi mahasiswa di UTP, Dinda merasa memiliki lingkungan dan teman-teman yang support dan saling membantu. Dosen-dosen di FKIP UTP selama masa perkuliahan juga terus mendorong mahasiswanya untuk terus berkembang baik di bidang akademik maupun prestasi.

Setelah lulus Sarjana S1 dari FKIP UTP, Dinda memilih melanjutkan studi S2 prodi Pendidikan Jasmani di UTP Surakarta. Dirinya berharap sambil melanjutkan kuliah S2 dirinya bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya.

Terakhir, Dinda berharap agar UTP semakin sukses untuk mencetak mahasiswa berprestasi dan terus mengibarkan jargon nya yaitu UTP Juara.  Dinda juga memberikan pesan untuk adik-adik tingkatnya bahwa jangan mudah menyerah, harus tetap semangat dalam kuliah, dan segera menyelesaikan kuliah.


Universitas Tunas Pembangunan

Kampus 1 Jl. Balekambang Lor No. 1,Manahan,Surakarta, Jawa Tengah

Kampus 2 Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah


Apa Yang Kamu Butuhkan ?

Konsultasi Online
Panduan Pendaftaran
E-Brosur


Langsung Daftarkan Dirimu
Pendaftaran Mahasiswa Baru